Kisah Nabi Saleh AS.

Kisah Nabi Saleh AS.

Nabi Saleh diutus untuk menyampaikan ajaran Allah kepada kaum Tsamud. Kaum Tsamud berada di Al Hijr (Madain Saleh). Setelah azab Allah turun di daerah tersebut, Nabi Nuh dan kaumnya melakukan perjalanan ke Ramallah, Palestina. Beliau terus berdakwah hingga wafatnya di Mekah.

Kaum Tsamud memiliki banyak keahlian, di antaranya terampil bercocok tanam, beternak, dan arsitektur. Karena keahlian itulah, mereka hidup makmur. Selain itu, mereka memiliki fisik sangat kuat sehingga sanggup mengukir gunung-gunung menjadi pemandangan yang indah.

Hal itu membuat mereka menjadi sombong dan merendahkan kaum lainnya. Selain itu, gaya hidup mereka selalu dipenuhi dengan kemaksiatan sehingga menyimpang dari aturan Allah. Kaum Tsamud suka hidup berfoya-foya, mabuk-mabukan, berzina, dan melakukan tindak kejahatan.

Oleh karena itu, Allah mengutus Nabi Saleh untuk mengajak kaum Tsamud kembali ke jalan yang benar. Nabi Saleh berseru dengan suara lantang, “Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya. Karena itu, mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya. 

Sesungguhnya, Tuhanku amat dekat rahmat-Nya lagi memperkenankan doa hamba-Nya.”
Mendengar seruan Nabi Saleh, para penduduk Tsamud marah dan berkata, “Hai Saleh, sesungguhnya kamu sebelum ini adalah seorang di antara kami yang kami harapkan. Apakah kamu melarang kami untuk menyembah apa yang disembah oleh bapak-bapak kami? Sesungguhnya, kami ragu dan khawatir terhadap agama yang kamu serukan kepada kami.”

Kemarahan mereka tidak membuat Nabi Saleh mundur dari dakwahnya. Beliau terus menyerukan kepada mereka untuk beriman kepada Allah. Sekelompok kecil dari kaum Tsamud menerima dakwah Nabi Saleh dan beriman kepadanya. Akan tetapi, sebagian besar lainnya, yakni orang-orang kaya dan berkedudukan, tetap bersikeras untuk menolak ajakan Nabi Saleh dan mengingkari kenabiannya. Mereka mengatakan bahwa ajakan Nabi Saleh itu hanyalah omong kosong belaka.

Kenabian Nabi Saleh masih diragukan oleh sebagian besar kaum Tsamud. Oleh karena itu, mereka kemudian berkata dengan sinis, “Jika memang engkau adalah seorang nabi, perlihatkanlah kepada kami mukjizat yang telah Allah berikan kepadamu!”

Nabi Saleh pun kemudian menerima tantangan mereka dan berkata, “Aku akan memperlihatkan mukjizat yang diberikan Allah kepadaku. Akan tetapi, setelah itu, aku minta kalian untuk beriman kepada Allah dan meninggalkan apa yang telah kalian sembah selama ini.”

Kemudian, Nabi Saleh memohon kepada Allah agar memberinya suatu mukjizat untuk membuktikan kebenaran risalahnya. Seketika itu pula, Allah memerintahkan Nabi Saleh agar memukulkan tangannya ke atas permukaan batu yang ada di depannya. Muncullah seekor unta betina yang sangat besar dan gemuk. Kemudian, Saleh pun berkata, “Hai kaumku, inilah unta betina dari Allah, sebagai mukjizat yang menunjukkan kebenaran untukmu.”

Melihat peristiwa menakjubkan itu, kaum Tsamud terperanjat sekaligus merasa kagum. Sebagian mereka percaya dengan kenabian nabi Saleh. Akan tetapi, kebanyakan dari mereka menganggap bahwa yang dilakukan Nabi Saleh hanyalah permainan sihir untuk mengelabuhi mereka.
Nabi Saleh berpesan kepada kaumnya bahwa mereka boleh bergantian memerah dan meminum susu unta ajaib tersebut secara gratis. Nabi Saleh juga berpesan agar merawat unta betina tersebut dan tidak mengganggunya. 

Jika mereka mengganggunya, azab Allah akan datang menimpa mereka.
Keberadaan unta tersebut, di satu sisi, telah memberikan berkah bagi penduduk Tsamud karena mereka bisa mendapatkan air susu tanpa kekurangan sedikit pun. Air susu itu begitu banyaknya sehingga mampu mencukupi semua kebutuhan penduduk negeri tersebut.

Akan tetapi, masalah muncul ketika unta tersebut meminum banyak air di sumber air penduduk Tsamud. Banyak ternak mereka yang kekurangan air. Beberapa orang, terutama yang memiliki kedudukan, semakin ketakutan dengan pengaruh yang dimiliki Nabi Saleh. Karena itu, mereka kemudian mencoba untuk melakukan sebuah rencana jahat.

Pada suatu malam, kaum penentang Nabi Saleh berkumpul untuk membicarakan rencana pembunuhan terhadap unta ajaib tersebut. Seorang janda bangsawan yang kaya raya menawarkan akan menyer ahkan dirinya kepada siapa saja yang dapat membunuh unta ajaib itu.
Seorang wanita lain yang memiliki beberapa putri cantik pun menawarkan akan menghadiahkan salah seorang dari putri-putrinya kepada orang yang berhasil membunuh unta itu.

Dongeng Anak Islami Cerita Kisah Nabi Saleh AS
Dua hadiah tersebut telah membuat kaum Tsamud terpikat. Kemudian, di antara kaum Tsamud tersebut, muncullah dua orang bernama Mushadda’ bin Muharrij dan Gudar bin Salif yang menyatakan diri sanggup untuk melakukan tugas tersebut. Dengan bantuan tujuh orang lelaki lainnya, mereka segera menyusun strategi untuk membunuh unta tersebut. Mereka bersembunyi sambil mengawasi unta yang sedang menuju tempat minumnya. Dengan cepat, Musadda’ memanah betis unta tersebut, kemudian disusul oleh Gudar yang menikamkan pedangnya di perut unta itu. Unta tersebut terhuyung jatuh dan mati bersimbah darah.

Peristiwa pembunuhan unta tersebut membuat Nabi Saleh merasa sedih sekaligus marah. Nabi Saleh memberitahukan kaumnya bahwa azab Allah akan segera datang tiga hari lagi.
Lebih lanjut. Nabi Saleh menjelaskan bahwa datangnya azab tersebut akan didahului dengan tanda-tanda. Pada hari pertama, jika terbangun dari tidurnya, mereka akan menemui wajah mereka menjadi kuning. Pada hari kedua, wajah mereka berubah menjadi merah. Pada hari ketiga, wajah mereka akan menjadi hitam. Pada hari keempat, turunlah azab Allah yang pedih.

Mendengar ancaman tersebut, orang-orang yang membunuh unta tersebut bersekongkol untuk membunuh Nabi Saleh. Pada suatu malam, ketika mereka hendak melaksanakan rencana pembunuhan tersebut, tiba-tiba batu-batu besar yang tidak diketahui dari arah mana datangnya menimpa kepala mereka. Seketika itu pula, mereka semua mati. Oleh karena itu, selamatlah Nabi Saleh.

Sebelum hari turunnya azab yang telah ditentukan itu, dengan izin Allah, berangkatlah Nabi Saleh bersama para pengikutnya meninggalkan daerah tersebut. Sepeninggal Nabi Saleh dan pengikutnya, muncul petir yang menggelegar dan gempa bumi yang sangat dahsyat datang menyusul. Kaum Tsamud menjadi panik. Mereka berlarian mencari tempat untuk menyelamatkan diri. Akan tetapi, usaha mereka sia-sia. Akhirnya, mereka semua binasa.
Hikmah dan Pesan yang dapat diambil dari Cerita Kisah Nabi Saleh AS – Dongeng Anak Islami adalah
  1. Sikap sabar menerima cemoohan dan sikap pantang menyerah dalam berjuang yang dimiliki Nabi Saleh patut kita jadikan teladan bagi kita dalam membela kebenaran.
  2. Sikap mernbangkang kaum Tsamud terhadap perintah Allah mengakibatkan mereka mengalami kehancuran.
  3. Kelemahan iman dapat menjadikan kita sombong atas kelebihan yang kita miliki dan menentang perintah Allah. Akibatnya, sikap ini dapat mendatangkan azab.
  4. Janji Allah pasti akan terjadi maka kita harus berhati-hati dalam setiap langkah dan perbuatan kita.

-Annisa Arya Ramadhanti

Kisah Nabi Hud AS.

Kisah Nabi Hud AS.

Nabi Hud adalah seorang nabi yang diutus Allah di tengah-tengah kaum AAD. Kaum tersebut berada di negeri Ahqaf yakni diantara Yaman dan juga Umman.
Kaum tersebut terkenal engan fisiknya yang kekar dan berotot namun memiliki moral yang buruk. Moral yang buruk itu ditunjukan dengan adanya proses penyembahan terhadap berhala-berhala.
Selain itu, dalam lingkungan kaum tersebut juga berlaku hukum rimba dimana siapa yang kuat dialah yang menang.

Hal ini yang kemudian menjadi tugas utama nabi Hud yakni untuk memperbaiki ahlak mereka dan kembali pada jalan yang benar yakni menyembah tuhan Allah SWT.
Adapun nenek moyang dari Hud sendiri adalah bahwa dia merupakan keturunan dari nabi Nuh AS. Dia adalah anaknya dari Sam bin nuh atau bisa dibilang sebagai cucu dari nabi Nuh AS.
Hud sendiri menjadi penerus dari kenabian nabi Nuh untuk menyeru umatnya agar kembali kepada jalan Allah SWT.
Dia adalah salah seorang sosok yang berbudi tinggi, penyabar, penyantun dan senantiasa berlapang dada. Selain itu, dari segi pemikiran, dia juga dikenal sebagai salah seorang nabi yang cerdas dan juga tegas.

Dalam perjalanan dakwahnya, Hud terus berupaya menyampaikan apa yang harus disampaikannya yakni menyembah Allah.

Dia berusaha berdakwah mengajak manusia agar tidak terjerumus pada praktek sirik yakni menyembah berhala dan lainnya. Namun dalam perjalanannya, Hud tidak begitu berhasil dalam dakwahnya.

Dia terus mendapatkan tentangan dan juga penolakan dari kaumnya yang memang tidak suka pada nabi Hud. Hal itu tentunya bisa memberikan masalah yang besar dan akhirnya Allah menurunkan azab kepada kaum tersebut.

Allah menurunkan azab dalam dua tahap yakni kekeringan dan juga angin topan. Bencana kekeringan ini diberikan sebagai peringatan kepada kaum tersebut.

Saat bencana kekeringan itu terjadi, Hud mencoba menjelaskan kepada kaumnya bahwa fenomena itu adalah sebagai hukuman dari Allah yang tidak percaya kepada tuhan Allah dan tidak mau menyembahnya.

Hud meminta agar kaumnya itu mau bertobat dan kembali ke jalan yang benar yakni meninggalkan kemusrikan menyembah berhala dan kembali menyembah Allah.
 Hanya saja dalam tahapan azab peringatan ini, kaum Hud masih belum mendengar apa yang dikatakannya. Mereka tidak percaya pada Hud sehingga kemudian Allahpun menurunkan azab yang selanjutnya yakni berupa angin topan yang besar dan dahsyat.

Angin topan tersebut terjadi selama 8 hari dan memusnahkan semua tanaman serta ternak. Bahkan bencana tersebut juga memusnahkan semua umat yang melenceng dan yang diberikan keselamatan oleh Allah hanya nabi Nuh dan kaumnya yang taat saja.

Semua terjadi atas kehendak Allah kepada umat-umatnya berdasarkan apa yang mereka lakukan.

Kisah Nabi Nuh AS.

Kisah Nabi Nuh AS. 

Nabi Nuh A.S. adalah rasul pertama yang diutus Allah SWT. dengan risalah keutuhan kepada kaumnya yang menyembah berhala dan terus-menerus dalam kesesatan serta kekafiran. Kaum Nabi Nuh ada yang menyembah bintang-bintang, berhala-berhala, atau menyembah selain Allah SWT.
Nabi Nuh mengajak kaumnya menyembah Allah SWT.

 tetapi hanya sedikit yang mau beriman. Bahkan, putra Nabi Nuh sendiri tidak mau beriman kepada Allah SWT. malah mengikuti ajakan orang kafir. Setelah Nabi Nuh mencurahkan segala tenaga untuk berdakwah kepada kaumnya dan merasa tertutup segala jalan untuk mengajak mereka ke jalan yang benar, ia pun berlindung kepada Allah SWT. atas perilaku kaumnya. 

Nabi Nuh berdoa kepada-Nya agar tidak membiarkan seorang pun dari orang-orang kafir itu berada di atas bumi karena jika Allah SWT. membiarkan orang-orang kafir itu terus-menerus dalam kesesatan, mereka akan menyesatkan orang lain dari kebenaran dan menyebarkan dosa-dosa mereka sampai anak cucunya. Pada akhirnya mereka melahirkan orang-orang yang serupa dengan mereka dalam kekafiran dan perbuatan dosa.
 
Allah SWT. mengabulkan doa Nabi Nuh dan mewahyukan kepadanya bahwa tidak seorang pun akan selamat, kecuali orang-orang yang mengikutinya dan menyuruh Nabi Nuh agar tidak merasa sedih dengan pendustaan orang-orang kafir terhadapnya karena Allah SWT. akan menenggelamkan mereka semua. Allah SWT. menyuruh Nabi Nuh membuat kapal dan memberitahukan kepadanya bahwa Allah akan mengawasi dan memeliharanya serta melarangnya untuk mendoakan orang-orang kafir dengan keselamatan selama mereka tetap berada dalam kekafiran.
Allah SWT. juga menyuruh Nabi Nuh membawa keluarga dan kerabat bersamanya di dalam kapal dengan pengecualian dua orang di antara mereka lantaran kafir kepada Allah SWT., mereka adalah istri dan seorang anaknya, Kan an. Nabi Nuh berkata kepada orang-orang yang beriman itu.
Naiklah ke atas kapal dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuh karena kapal itu bukanlah sebab terjadinya keselamatan, tetapi Allah-lah yang member keselatan karena Dia yang menjalankan dan memberhentikan kapal itu.
Tiba-tiba datang air dahsyat dari langit dan bumi berkumpul menyatu sehingga timbul air bah. Atas kuasa Allah SWT. Nabi Nuh dan orang-orang yang beriman selamat dari musibah tersebut. Setelah kapal terdampar di gunung dan bumi menelan air bah, Allah SWT. menyuruh Nabi Nuh turun ke bumi dengan selamat dan diliputi keberkahan bersama orang-orang yang beriman.

kisah Nabi Idris AS.

Kisah Nabi Idris AS

Nabi Idris adalah keturunan keenam dari Nabi Adam. Nabi Idris menurut riwayat bermukim di Mesir. Berdakwah untuk agama Allah. Mengajarkan tauhid dan beribadah kepada Allah, serta memberikan petunjuk bagi pengikutnya agar menyelamatkan diri dari siksaan di akhirat dan kehancuran serta kebinasaan di dunia. Ia hidup hingga berusia 82 tahun. 

Beberapa nasihat Nabi Idris:
1. Kesabaran yg disertai keimanan kepada Allah akan mrmbawa kemenangan. 
2. Orang yg berbahagia adalah orang yang menahan diri dan mengharap syafaat Allah dengan amalan shalehnya.
3. Janganlah kamu bersumpah dalam keadaan kamu berdusta dan jangan menuntut sumpah dari orang yang berdusta supaya kamu tidak menyekutui mereka dalam dosa.
4. Janganlah iri dengan orang yg baik nasibnya, karena mereka tidak selamanya akan menerima nasib baik.
5. Barangsiapa yang berfoya-foya maka tidak akan ada satu pun yangbakan membuatnya puas. 
6. Kehidupan orang itu hendaknya mengandung hikmah.
Disebutkan  dalam suatu riwayat Nabi Idris adalah orang yang pertama mengajarkan tentang jahit-menjahit pakaian, ilmu tulis-menulis dengan pena.

Menurut tafsir Ibnu Abi Hatim,  Nabi Idris wafat ketika berada dilangit keempat dan dibawa oleh malaikat. Tersebut dalam suatu surat:
"Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka)  kisah Idris didalam Al-Qur'an. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi. Dan kami telah mengangkatnya ke derajat yang tinggi". (Maryam : 56-57)


•Annisa Arya Ramadhanti

❤❤❤

Kisah Nabi Adam AS.


Asal mula langit dan bumi

Sebelum Adam diciptakan, Allah menciptakan langit,  bumi dan isinya; gunung,  laut, dan mahluk hidup lainnya. Langit dan bumi diciptakan oleh Allah dalam waktu enam hari,  satu hari yang dimaksud setara dengan seribu tahun. Allah maha kuasa apabila menghendaki suatu maka jika ia berkata "kun faya kun" jadilah maka jadilah apa yang dikehendaki-Nya.

Asal Mula Malaikat

Malaikat dibuat dengan Nur atau cahaya.  Malaikat diciptakan sebagai mahluk yang tunduk,  setia, dan patuh akan perintah Allah.  Malaikat juga tidak memiliki nafsu,  tidak makan ataupun minum dan tidak melakukan perbuatan dosa. Malaikat tidak memiliki jenis kelamin, bahkan mereka tinggal dialam yang berbeda dengan manusia, dimana manusia tidak bisa melihat mereka. 

Asal Mula Jin

Jin, setan, dan iblis diciptakan dari api yang sangat panas. Mereka memiliki jenis kelamin yaitu perempuan dan laki-laki. Jin ada yang patuh dan ada yang tidak. Jin yang tidak patuh disebut setan. Pekerjaan setan adalah menghasut dan mengganggu manusia agar tersesat sehingga manusia tidak bertakwa dan beriman kepada Allah.  Tujuan mereka menggoda manusia adalah untuk mencari teman yang akan menemaninya dineraka nanti. Mereka tidak rela jika manusia keturunan Adam akan mrnghuni surga Allah.

Asal Mula Manusia

Setelah semua diciptakan,  maka Allah hendak menciptakan manusia. "Aku akan menciptakan Manusia untuk menjadi pengatur bumi" para malaikat mengira mereka lalai dalam tugasnya maka mereka bertanya kepada Allah"Mengapa Tuhan menciptakan manusia? Bukankah mereka hanya akan berbuat kerusakan di muka bumi. Mereka akan saling bermusuhan dan membunuh. Sedangkan kami para malaikat senantiasa patuh dan mengagungkan nama-Mu? " lalu Allah berfirman "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui" para malaikat bungkam mendengar firman Allah.

 Kemudian Allah menciptakan Adam dari tanah liat dan lumpur hitam, kemudian ditiupkan roh kedalamnya, Adampun hidup setelah itu Allah memerintahkan malaikat untuk sujud sebagai penghormatan kepada Adam, hanya iblis yang tidak mau bersujud kepada Adam. "Apakah yang membuat enggan untuk bersujud kepada Adam?" iblis menjawab "Saya lebih baik dari Adam, saya diciptakan dari api sedangkan Adam hanya dari segumpal tanah" Allah murka dengan perkataan iblis "Hai iblis keluarlah engkau dari surgaKu, sungguh tidak patut kau tinggal disini lagi dan terkutuklah engkau selama-lamanya" 

iblis lalu berkata "Wahai Tuhan!  Engkau kutuk dan Engkau usir aku dari surga karena Adam. Saya rela,  tapi kabulkan permohonan saya untuk hidup hingga hari kiamat nanti" Allah mengabulkan permohonan iblis lalu iblis bersumpah "Ya Tuhan karena Engkau telah menghukum saya, maka saya akan menghalangi Adam dan keturunannya dari jalan-Mu!" iblis ingin menyesatkan Adam dan keturunannya agar tidak patuh pada perintah Allah. 

Allah berfirman,  "Untuk melawan tipu daya dan akal buruknya, Aku beri manusia senjata yang ampuh, dengan akal-akal itu aku bimbing mereka dengan petunjuk Agama, Aku tuntun mereka kejalan yang benar. Mereka yang dapat menggunakan akalnya tentu tidak dapat disesatkan, sementara mereka yang sesat akan mempertanggung jawabkan perbuatannya pada-Ku dihari kemudian!"

Mendengar firman Allah iblis semakin benci terhadap Adam. Lalu iblis mencari titik kelemahan Adam iapun menemukannya yaitu nafsu. 

Allah kemudian mengajarkan Adam nama-nama benda yang ada disekitarnya. Allah ingin membuktikan kemampuan manusia untuk memelihara bumi. Adam pun menyebutkan benda-benda tersebut di idepan para malaikat. Malaikat kemudian memberikan penghormatan kepada Adam "Bukankah sudahKu katakan, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui?" malaikat lalu memuja dan mengagungkan nama Allah. 

Asal Mula Wanita Pertama

Adam merasa kesepian disurga, Padahal ia mrlihat semua binatang yang ada disurga berpasang-pasangan.  Suatu hari saat Adam sedang tidur Allah mengambil salah satu tulang rusuk Adam yang dijadikan manusia, tetapi berbeda jenis dengan Adam, ia bernama Hawa.  Ketika Adam terbangun ia sangat senang karena tidak merasa kesepian lagi. 

Hawa ditakdirkan menjadi istri Adam, mereka selalu Bersuka ria di surga,  mereka boleh memakan semua buah kecuali buah khuldi. 

Jebakan Iblis

Suatu hari iblis mendatangi Adam dan Hawa menggoda mereka untuk memakan buah khuldi namun mereka tidak mau untuk memakannya karena Allah telah melarang untuk memakan buah tersebut. Namun iblis tidak menyerah ia terus menggoda agar mereka melanggar perintah Allah, tapi tetap saja mereka enggan untuk memakannya.

Suatu hari iblis mendatangi mereka kembali tepat setelah mereka lelah berkeliling surga. Lalu iblis berkata "Hai Adam, ketahuilah sebenarnya hanya golongan malaikat saja yg boleh memakan buah itu. Sebab mereka akan mrngalami hidup kekal tanpa mengalami kematian" "kami telah mendengar rahasia Allah sebelum kalian diciptakan bahwa, kalian tidak akan kekal kalian akan mati, jika kalian ingin kekal hidup abadi di surga maka makanlah biah ini, rasanya sungguh lezat, tak ada yang dapat menandingi rasa lezat buah ini" tergoda dengan bujukan iblis yang terkutuk, Hawa dan Adam akhirnya memakan buah tersebut. 

Hawa yg lebih dulu memakannyalalu mengajak Adam memakannya,  rasanya memang sangat lezat sehingga mereka lupa akan janji mereka kepada Allah. 

Di Usir Dari Surga


Allah maha pengasih lagi maha pengampun, teringat Adam dan Hawa diterima, tetapi mereka harus keluar dari surga. Maka Akan berfirman: "turunlah kalian ke bumi. Di bumi kamu hidup,di bumi kamu mati. Diatas bumi kelak anak cucumu akan mendapat godaan dan tipu daya iblis agar anak cucumu celaka dan hidup sengsara. Disana anak cucumu akan bersusah payah mencari nafkah untuk keluarga. Dan jenis kelamin perempuan akan mengalami kesakitan dikala melahirkan anak.  Namun kamu jangan kuatir, kamu dan anak cucumu akan kuberi petunjuk-petunjuk yaitu ajaran-ajaran Agama. Barang siapa mengikuti petunjuk-Ku maka ia akan selamat dari godaan iblis"

Ketika diturunkan ke bumi merka berada ditrmpat yang terpisah jauh.  Konon Nabi Adam diturunkan di Tanah Hindia dan Hawa di Arab. Selama bertahun-tahun mereka saling mencari akhirnya mereka bertemu di Padang Arafah,  mereka  menagis dan saling berpelukan karena merasa terharu. Mereka kemudian tinggal disebuah Goa, pada tahun pertama sejak mereka dipertemukan  mereka memiliki sepasang anak kembar laki laki dan perempuan. Si lelaki dinamakan Qabil, Yg perempuan Iqlima. Pada tahun berikutnya lahir lagi sepasang anak kembar yaitu Habil dan Labuda.

 Waktu terus berlalu ketika menginjak usia dewasa Allah memberi petunjuk agar Adam mengawinkan putra dan putrinya. Qabil dikawinkan dengan adik Habil, Labuda sedangkan Habil dikawinkan dengan adik Qabil, Iqlima. Ini sudah ditentukan Allah.
 Namun Qabil menolaknya mentah-mentah, ia tidak mau kawin dengan Labuda yang berwajah jelek tidak secantik adiknya sendiri. Qabil telah termakan bujukan iblis Adam pun memberikan nasihat, akhirnya Nabi Adam memerintahkan Qabil dan Hbil untuk berqurban.
qabil sengaja mempersembahkan hasil panen gandum dari jenis yang jelek,  sedangkan Habil mempersembahkan seekor kambing terbaik dan yang paling ia sayangi. Tak lama ada api besae menyambar kambing Habil,  sementara gandum Qabil masih utuh berarti, qurbannya tidak diterima. Qabil kecewa, ia terpaksa menerima keputusan itu. 

Qabil berusaha memendam rasa kecewa selama beberapa tahun. Akhirnya ia tidak bisa menahan diri dirinya sudah dirasuki iblis. Suatu hari ketika Habil sedang lengah Qabil memukul kepalanya dengan tongkat besar.  Habil meninggal, Qabil mulai merasa menyesal dan ia menagis sambil membawa jenazah adiknya kesana kemari tanpa tahu harus ia apakan mayat adiknya itu. 

Allah memberikan ilham kepada Qabil melalui sepsang burung gagak yang memperebutkan makanan, keduanya bertarung sampai salah satunya mati, lalu gagak yang masih hidup menggali lubang dengan paruhnya dan menguburkan mayat gagak yang mati tadi. 
Sesudah menguburkan mayat adiknya, Qabil merasa sangat berdosa, terlebih dari puncak sebuah bukit ia melihat ayahnya datang menghampiri. Qabil makin ketakutan akhirnya, ia melarikan diri masuk hutan, mendaki gunung, dan menuruni jurang. 

Nabi Adam dan Hawa sangat sedih ketika mengetahui hal ini, namun mereka pasrahkan segalanya kepada Allah dan menerimanya sebagai takdir dan kehendak-Nya. Ia memohon agar dikaruniai kesabaran dan keteguhan iman dan kesadaran bertaubat serta berigstifhar mohon pengampunan bagi putranya Qabil.

❤❤❤